PTK Klaten Cikal Bakal FK UGM

Pada tanggal 4 Maret 1946 di Surakarta dibuka Departemen Klinik Perguruan Tinggi Kedokteran (PTK). Kemudian pada tanggal 5 Maret 1946 dibuka pula Departemen Pra Klinik PTK di Klaten. Untuk selanjutnya, tanggal 5 Maret 1946 inilah yang menjadi dasar bagi peringatan hari lahir Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (FK UGM), Yogyakarta.

Dekan pertama FK UGM adalah Prof. Dr. Sardjito, dibantu oleh dr. Soetarman, Drs. Radiopoetro, dr. Soenoesmo. Para dosen antara lain Drs. Sardjono, Prof. Ir. H. Johanes, Prof. Abdulrahman Saleh, dr. Moh. Saleh, dan sebagainya. Soeprono, Soewasono, Parmono Ahmad, Nasir Alwi (pernah menjadi Rektor UGM), Soedibyo Prodjopoerwoko, Roekmini, kemudian Ismangoen, Soepardjo dan Poestika merupakan mahasiswa-mahasiswa angkatan pertama. Kuliah dan praktikum dilakukan di RS. Tegalyoso, Klaten (sekarang RS dr. Soeradji Tirtonegoro).

Pada tanggal 1 November 1945 diresmikan Perguruan Tinggi Kedokteran RI di Yogyakarta yang merupakan pindahan dari PTK Klaten dan Surakarta bertempat di Mangkubumen, Komplek Ngasem Yogyakarta atas perkenan Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Peresmian tersebut dihadiri oleh Presiden RI, DR. Ir. Soekarno. Perguruan Tinggi Kedokteran RI tersebut meliputi PT Kedokteran, PT Kedokteran Gigi, PT Farmasi, dan RS Pugeran, RS Mangkuwilayan, RS Mangkuyudan.

Saat itu di Yogyakarta sudah terdapat Sekolah Teknik Tinggi (STT) dan Sekolah Hukum milik Yayasan Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada. Kemudian Pemerintah RI mengeluarkan PP No. 37 tentang berdirinya Universiteit Negeri Gadjah Mada (UNGM) yang ditandatangani oleh Mr. Assaat sebagai Acting-Presiden RI. UNGM terdiri dari gabungan PTK, STT dan Sekolah Hukum yang kemudian menjadi Fakulteit Kedokteran, Fakulteit Teknik, dan Fakulteit Hukum.

Pada tahun 1954, istilah Fakulteit diubah menjadi Fakultas dan Universiteit menjadi Universitas, Yayasan Balai Perguruan Tinggi Gadjah Mada dibubarkan, dan nama UNGM diubah menjadi Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada tanggal 19 Desember 1955, Fakultas Farmasi memisahkan diri dari Fakultas Kedokteran dan berdiri sendiri. Dan selanjutnya pada tanggal 29 Desember 1960 Fakultas Kedokteran Gigi memisahkan diri dari Fakultas Kedokteran. Dalam perkembangannya, Fakultas Kedokteran sendiri terus tumbuh melahirkan program studi-program studi baru. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya program pendidikan Ners dan D4 Perawat Pendidik mulai tahun ajaran baru 1999/2000 dan Program Studi S1 Gizi Kesehatan mulai tahun ajaran 2003/2004. Sehingga saat ini FK UGM mempunyai 3 (tiga) program studi S1, yaitu Program Studi Pendidikan Dokter, Program Studi Ilmu Keperawatan, dan Program Studi Gizi Kesehatan. Program Pascasarjana (Doktor) sebenarnya sudah diselenggarakan sejak berdirinya UGM pada tahun 1949. Hal ini ditandai dengan dihasilkannya Doktor pertama UGM pada tahun 1950.